Porzingis Masih Meragukan Kembali di Game 5

 Cedera Langka Porzingis jadi tantangan untuk tim Celtics


Pemain asal Latvia, Kristaps Porzingis absen lagi di Game 5 Final NBA 2024. Ia diragukan menjelang Game 5 di TD Garden, Boston besok. Pelatih Boston Celtics Joe Mazzulla sendiri juga tidak yakin akan memainkan Porzingis. 

Hal itu diperkuat dengan penuturan center Celtics yang lain, Xavier Tilman Sr. Ia melihat Porzingis latihan dalam beberapa waktu terakhir. Sejak Porzingis mengalami cedera pergelangan kaki pada Game 4 melawan Miami Heat pada ronde pertama playoff. Cedera tersebut membuatnya absen selama lima pekan dan melewatkan dua seri playoff. 

"Saya belum berbicara dengannya. Kami akan membahasnya sebelum kami memulai ( latihan ). Jadi, saya masih tidak yakin dengan kondisinya," kata Mazulla dilansir melalui ESPN pada Minggu (16/6) waktu setempat. 

"Bahkan dia melakukan beberapa gerakan. Tapi dia masih merasa tidak nyaman," imbuhnya kemudian. 

Baca juga : pendukung Celtics merasa panas akan adanya Irving 

Porzingis akhirnya kembali tampil di Final NBA 2024 melawan Dallas Mavericks. Ia bermain dua gim awal, tapi Mazulla tidak memasukkannya sebagai starter. Meski begitu Porzingis memberi kontribusi yang signifikan terutama di Game 1. 

Pemain berusia 28 tahun itu kembali menepi, ia cedera lagi di Game 2, kali ini kondisinya lebih buruk. Porzingis dilaporkan mengalami cedera langka di pergelangan kakinya. Ada robekan di retinaculum medial yang menyebabkan dislokasi di tendon tibialis posterior di kaki kirinya. Ia melwatkan Game 3 dan 4. 

Celtics menyebutkan kondisi Porzingis dipantau hari demi hari. Sebelum Game 4 di Dallas pada kemarin lusa, Porzingis dinyatakan siap tampil. Namun Mazulla mengatakan kepadanya belum cukup siap untuk berlaga. 

Gebyar Turnover hadiah total 207JT


Celtivs memimpin 3-1 di Final NBA 2024, mereka memang gagal sapu bersih di Final NBA seperti yang pernah mereka lakukan pada tahun 1959. Celtics hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk gelar ke-18, mereka terakhir kali juara pada tahun 2008.

Dokter spesialis ortopedi dari Southcoast Health Dr. John Ponti menyebutkan cedera tersebut bisa sangat menyakitkan bagi penderitanya. Pada dasarnya retinaculum medial merupakan struktur pita yang sangat tebal yang membantu menambatkan tendon pergelangan kaki dan membantu tendon itu melakukan fungsinya. 

"Jadi, saat retinaculum di pergelangan kaki Porzingis robek, pada dasarnya yang terjadi salah satu tendon itu kini tergeser dari tempatnya dan membantunya terkilir. Itu bisa sangat menyakitkan," kata Ponti dilansir melalui Yahoo Sports. 

"Fungsi spesifik dari tendon itu adalah untuk melenturkan plantar kaki ke jari kaki. Untuk pemain dengan tinggi 7 kaki 3 inci, itu bisa sangat menantang terutama saat mencoba untuk melompat," lanjutnya.  


Komentar

Postingan Populer